Dinkes Kabupaten Kediri

Dinkes Kabupaten Kediri Lakukan Survey Cepat Komunikasi di Program Imunisasi Kunjungan Dari Rumah ke Rumah

KABUPATEN KEDIRI – Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Senin (30/9/2025) siang lakukan kunjungan dari rumah ke rumah di Desa Padangan Kecamatan Kayen Kidul. Kunjungan ini di rangkaian survey cepat komunikasi untuk program imunisasi yang ada di Desa Padangan Kecamatan Kayen Kidul. Dalam kunjungan di Desa Padangan ini ada 20 rumah yang di survey dan rumah tersebut ada balitanya.

Satu tim terdiri dari lima orang yang mengikuti survey dan dipimpin satu orang dokter, beserta bidan desa, kader posyandu dan perangkat desa. Tim ini juga berkoordinasi dengan Puskesmas di wilayah kecamatan tersebut. Selain dilaksanakan di Desa Padangan, tim juga melakukan kegiatan ke Desa Jambu dalam kegiatan yang sama dan didampingi dari Dinas Kesehatan Propinsi Jatim.

Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Bambang Triyono Putro mengatakan kunjungan dari rumah ke rumah yang ada balitanya tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah balita yang ada di rumah tersebut apakah sudah dilakukan imunisasi atau belum. Hal ini juga untuk melihat capaian kelengkapan imunisasi pada beberapa wilayah di Kabupaten.

“Program imunisasi dilaksanakan di setiap Posyandu dan di Desa Padangan ada sembilan posyandu dengan empat ratus sasaran. Imunisasi ini juga untuk mencegah penyakit campak pada balita dan perkuat daya tahan tubuh balita agar tetap sehat dan usia tumbuh kembang seirama usia,” katanya.

Bambang menambahkan tujuan lain dari kegiatan ini adalah capaian kinerja imunisasi bisa merata dan bisa seratus persen di wilayah kerja Puskesmas yang bersangkutan. Bambang berharap kepada masyarakat agar bisa mendukung program imunisasi ini.

Islahiyatul Ummah Bidan Desa Padangan Kayen Kidul menyampaikan cakupan wilayah Posyandu di wilayahnya terdapat di sembilan dusun dan semuanya tercover. Malah ada posyandu balita, posyandu lansia dan posyandu jiwa. Semuanya saling melengkapi dan saling mendukung baik antara warga atau masyarakat, perangkat desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Untuk prioritas cakupan imunisasi balita kita maksimalkan total dan kita perhatikan balita yang sudah imunisasi lengkap. Dengan harapan balita daya tahan tubuh sehat dan kuat tidak sakit ataupun tidak terpapar campak,” ujarnya. (bak/adv dinkes Kabupaten Kediri)

Scroll to Top