Bertugas Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Saat Ibadah di Tanah Suci
KABUPATEN KEDIRI. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mengirimkan tenaga kesehatan (Nakes). Pengiriman petugas tersebut untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji agar berjalan lancar. Ada enam tenaga kesehatan yang nantinya akan dikirim. Mereka terdiri dari tiga dokter dan tiga perawat.
Di sela-sela kegiatan pembinaan manasik dan pelepasan jemaah haji, Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr. Ahmad Khotib didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Bambang Triyono Putro mengatakan, awalnya satu kloter (kelompok terbang) satu tenaga kesehatan, namun terjadi perubahan satu kloter menjadi dua nakes (dokter dan perawat).

“Total ada tiga kloter, maka ada enam tenaga kesehatan,” ujarnya. Mereka (Nakes), lanjut dokter Khotib, terpilih menjadi petugas haji bidang kesehatan setelah menjalani seleksi ketat. Dan petugas haji tenaga kesehatan ini akan mendampingi kloter Jemaah haji Kabupaten Kediri melekat secara penuh.
“Mereka (nakes) akan melayani kesehatan para jemaah haji selama ibadah haji hingga selesai,” terang Khotib. Petugas haji ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memastikan kesehatan para jemaah haji. Sehingga dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan khusuk.


Ia juga meminta para Jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan fisik dan mentalnya. Karena juga ditemukan Jemaah haji memiliki riwayat diabetes melitus dan tekanan darah tinggi harus menjaga kesehatannya.
“Kami harapkan para jemaah haji mampu menjaga kondisi kesehatannya, jangan hanya karena nafsu ibadah namun melalaikan kesehatan fisiknya, jadi harus seimbang. Karena ibadah haji ini ibadah fisik,” pungkasnya. (JP Radar Kediri–ik2/rq)