KABUPATEN KEDIRI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri menggelar advokasi pengelolaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Fave Hotel, Selasa (12/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat fungsi Labkesda yang kini telah berstatus Tier 2 atau level 2 sekaligus menambah wawasan para tenaga kesehatan dalam pengelolaan laboratorium yang menjadi rujukan di tingkat kabupaten/kota.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib menjelaskan bahwa Labkesda memiliki peran strategis dalam upaya preventif, surveilans berbasis laboratorium, deteksi dini penyakit, serta pemeriksaan lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.


Menurutnya, status Tier 2 menandakan bahwa Labkesda Kediri telah sah menjadi rujukan bagi laboratorium di wilayah, termasuk puskesmas dan klinik. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup kualitas air bersih, keamanan makanan, dan lingkungan sehat. “Dengan status Tier 2 ini, Labkesda kita menjadi pusat rujukan untuk pemeriksaan lingkungan. Misalnya, pengecekan kualitas air bersih di rumah makan, usaha air minum, maupun pemeriksaan kesehatan lingkungan di fasilitas umum,” jelas dr. Khotib usai acara.
Kegiatan advokasi ini diikuti puluhan peserta, terdiri dari jajaran Dinkes Kabupaten Kediri, tim Labkesda, kepala puskesmas, serta organisasi profesi kesehatan di Kediri. Selain itu, hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang memberikan materi terkait integrasi fungsi, arah kebijakan dan jejaring Labkesmas Tier 2 di daerah. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan pelayanan laboratorium kesehatan.
dr. Khotib menambahkan, meski sudah mencapai Tier 2 pihaknya tetap berkomitmen untuk berbenah. Salah satunya dengan melengkapi sarana dan prasarana, meningkatkan kompetensi SDM, serta memperluas cakupan layanan laboratorium.
Sejauh ini, Labkesda di Kabupaten Kediri telah menjadi rujukan beberapa laboratorium puskesmas untuk masalah pengecekan kadar. Diantaranya air, makanan dan juga lingkungan.
“Harapan kami, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin cepat, tepat, dan akurat. Kami ingin Labkesda ini benar-benar menjadi pusat rujukan yang kuat, baik secara kompetensi maupun fasilitas,” ujarnya.


Ia menegaskan, keberadaan Labkesda yang mumpuni sangat penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penyakit menular. Pemeriksaan kualitas air bersih, makanan, dan lingkungan lainnya menjadi garda terdepan dalam melindungi kesehatan masyarakat.
Dengan kegiatan ini, Dinkes Kabupaten Kediri berharap seluruh tenaga kesehatan dan pengelola laboratorium di daerah semakin memahami pentingnya integrasi, koordinasi, dan peningkatan kualitas layanan demi kesehatan masyarakat yang lebih baik.
“Labkesda bukan hanya tempat pemeriksaan, tapi juga instrumen penting dalam kebijakan kesehatan. Data dari laboratorium menjadi dasar kami mengambil keputusan dan tindakan pencegahan,” tutur dr. Khotib. Artikel ini juga telah tayang di Tribunmataraman.com