Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

SITUASI KASUS HIV/ AIDS PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 06 Juni 2016.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. ADI LAKSONO, MMRS. mengatakan Temuan kasus “Human Immuno Deficiency Virus/Acquired Immuno Defeciency Syndrome” (HIV/AIDS) di Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada 2016 mencapai 615 kasus dengan berbagai macam profesi.

Temuan kasus ini di akumulasikan sejak pemantauan pada 1996 sampai sekarang. Dari temuan kasus itu, diketahui 392 kasus diantaranya adalah perempuan. Sementara sisanya Laki-laki.

Dari 615 kasus jumlah temuan yang meninggal ada 183 orang dengan berbagai macam latar belakang dan profesi. Dari pemetaan profesi, diketahui ada yang bekerja sebagai karyawan, petani, buruh kasar, supir, siswa atau mahasiswa, pelaut, bahkan sampai ibu rumah tangga.

Jumlah penderita HIV/AIDS dengan profesi tersebut terlalu banyak. Misalkan karyawan hanya 65 orang, petani hanya 43 orang, buruh kasar hanya 86 orang, supir hanya 39 orang dan siswa/mahasiswa 8 orang. Jumlah kasus yang diketahui tinggi justru dari mereka yang berlatar belakang Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan temuan sampai 355 kasus, dan untuk ibu rumah tangga sampai 165 kasus. Banyak faktor ibu rumah tangga terkena HIV/AIDS, dan salah satunya terinfeksi dari suami atau dari alat suntik yang dinilai tidak bersih, sehingga tertular.

Faktor latar belakang resiko yang memicu tertularnya penyakit yang menggerogoti daya tahan tubuh diantaranya karena orientasi seks, baik dengan Homoseks, Heteroseks, Biseks, Perinatal, Transfusi darah ataupun tertular dengan IDU/alat suntik yang tidak steril.

Dengan memahami hal ini dapat dilakukan untuk mecegahnya, diantaranya bepantang seks, menghindari hubungan seks diluar nikah/beganti-ganti pasangan, pemakain kondom pda pasangan yang HIV positif, menggunakan jalum suntik dan alat tusuk lain terjamin steril, perempuan dengan HIV positif bila ingin memiliki anak perlu mengikuti program pencegahan HIV/AIDS dari ibu ke anak.

Program ini merupakan program terbuka agar pemerintah kabupaten kediriterus giat untuk mencegah penularan penyakit diantaranya dengan sering melakukan sosialisasi dengan masyarakat agar peduli terhadap tubuhnya, juga para masyarakat beresiko bisa dengan leluasa dan tanpa ragu memeriksa tubuhnya. (Promkes - Seksi P2ML) - [SGI]




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF