Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

APAKAH ANAK ANDA SUDAH TERLINDUNGI OLEH PENYAKIT POLIO?




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 27 Januari 2016.

(Seksi Promosi Kesehatan) - Pada bulan Mei 2012, World Health Assembly (WHA) mendeklarasikan bahwa eradikasi polio adalah salah satu isu kedaruratan kesehatan masyarakat dan perlu disusun suatu strategi menuju eradikasi polio (Polio Endgame Strategy). Indonesia telah berhasil menerima sertifikasi bebas polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014. Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut dan untuk melaksanakan strategi menuju eradikasi polio di dunia, Indonesia akan melakukan beberapa rangkaian kegiatan yaitu Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, penggantian vaksin trivalent Oral Polio Vaccine (tOPV) ke bivalent Oral Polio Vaccine (bOPV) dan introduksi Inactivated Polio Vaccine (IPV). Pada akhir tahun 2018 diharapkan penyakit polio telah berhasil dihapus dari seluruh dunia.

Setelah dilaksanakan PIN Polio tiga tahun berturut-turut pada tahun 1995, 1996 dan 1997, virus polio liar asli Indonesia (indigenous) sudah tidak ditemukanlagi sejak tahun 1996. Namun pada tanggal 13 Maret 2005 ditemukan kasus polio importasi pertama di Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kasus polio tersebut berkembang menjadi KLB yang menyerang 305 orang dalam kurun waktu 2005 sampai awal 2006. KLB ini tersebar di 47 kabupaten/kota di 10 provinsi. Selain itu juga ditemukan 46 kasus Vaccine Derived Polio Virus (VDPV) dimana 45 kasus di antaranya terjadi di semua kabupaten di Pulau Madura dan satu kasus terjadi di Probolinggo, Jawa Timur. Setelah dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI), dua kali mop-up, lima kali PIN, dan dua kali Sub-PIN, KLB dapat ditanggulangi sepenuhnya. Kasus Virus Polio Liar (VPL) terakhir yang mengalami kelumpuhan ditemukan pada tanggal 20 Februari 2006 di Aceh Tenggara, Nanggroe Aceh Darussalam. Sejak tahun 2006 hingga sekarang tidak pernah lagi ditemukan kasus Polio.

Tahun 2014 Indonesia telah mendapat sertifikasi bebas polio tingkat regional SEAR, sementara dunia masih menunggu negara lain yang belum bebas polio yaitu Afganistan , Pakistan dan Nigeria. Berdasarkan hasil pertemuan desk review pada tanggal 20-23 Oktober 2014 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan bersama WHO, UNICEF, dan melibatkan para pakar dan akademisi serta organisasi profesi, maka direkomendasikan untuk melakukan PIN Polio pada anak usia 0-59 bulan untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi seluruh anak terhadap virus polio.

Poliomylitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio. Gejala yang tampak sebagai berikut: Hari ke 1- 3: Anak terserang batuk, pilek, demam, dan mencret ringan; Hari ke 3 – 5: Demam berkurang, tetapi Mulai kaku kuduk dan tungkai dan lengan; Hari ke 5 – 7: Mendadak tungkai/lengan lumpuh, Kelumpuhan umumnya pada satu tungkai/lengan, dapat juga terjadi pada kedua tungkai/lengan. Cara  penularan : virus masuk kedalam tubuh manusia hanya melalui MULUT, dalam darah, menyebar ke susunan saraf pusat, merusak sel-sel syaraf.

Oleh karena itu pada tahun 2016 ini akan dilaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak diseluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Kediri. Pelaksananaan akan berlangsung pada tanggal 8 s/d 15 Maret  2016. Pekan Imunisasi Nasional (PIN) adalah Pekan dimana setiap balita termasuk bayi baru lahir yang bertempat tinggal di Indonesia diimunisasi dengan vaksin polio, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Pemberian imunisasi polio secara serentak terhadap semua sasaran akan mempercepat pemutusan siklus kehidupan virus polio liar.

Di Kabupaten Kediri sudah melaksanakan persiapan PIN Polio ini sejak jauh-jauh hari. Pada Bulan Oktober s/d Desember 2015, dilakukan Sosialisasi kepada petugas Puskesmas, para Pengambil Keputusan (Stake holder), Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM), organisasi profesi serta mulai dilakukan ke masyarakat luas awal tahun ini. Organisasi kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK, Muslimat NU dan Aisiyah ikut berperan serta dalam mensosialisasi kegiatan PIN Polio ini. Sekitar 120 ribu balita di Kabupaten Kediri diharapkan semua akan mendapatkan imunisasi tetes polio ini. Sebanyak 1758 pos PIN akan memberikan pelayanan imunisasi selama pekan imunisasi ini berlangsung. Bawalah Balita anda ke Pos PIN terdekat pada tanggal 8 s/d 15 Maret 2016 untuk mendapatkan Imunisasi Polio. [SGI]

 




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF