Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

GERAKAN NASIONAL PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI KANKER PADA PEREMPUAN DI KABUPATEN KEDIRI




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 23 April 2015.

Berdasarkan data Globacan (IARC) 2002, kanker payudara menempati urutan pertama seluruh kanker pada perempuan (incidence rate 38 per 100.000 perempuan), kasus baru yang ditemukan 22,7% dengan jumlah kemaian 14% per tahun dari seluruh kasus kanker pada perempuan di dunia.

Kanker leher rahim menempati urutan kedua dengan incidence rate 16 per 100.000 perempuan, kasus baru ang ditemukan 9,7% dengan jumlah kematian 9,3% per tahun dariseluruh kasus kanker pada perempuan di dunia.

Kematian dan kasus pada negara berkembang dua kali lebih besar dibandingkan dengan negara maju, hal ini terjadi karena kurangnya program penapisan, juga diperparah dengan rendahnya kemampuan dan aksesibilitas untuk pengobatan.

Namun dengan adanya metode Sadari (pemeriksaan payudara sendiri) dan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam asetat) terbukti sensitif dalam deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Pelayanan IVA inipun sangat murah dan mudah dilaksanakan di pelayanan kesehatan.

Dalam rangka pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Kabupaten Kediri, pada tanggal 21 April 2015 bertempat di Puskesmas Wates telah dilakukan pencanangan kegiatan ini oleh  Wakil Bupati Kediri, Drs. H. Masykuri, MM. Pencanangan ini dihadiri oleh SKPD terkait, BPJS Kesehatan, Muspika Wates, Kepala Desa se-Kecamatan Wates serta peserta pelayanan IVA. Pencanangan ini bertujuan dimulainya gerakan nasional pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Kabupaten Kediri serta meningkatkan upaya pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Kabupaten Kediri. Dalam kesempatan tersebut Bapak Wakil Bupati Kediri menyempatkan diri melihat pelayanan IVA di Puskesmas Wates, sebanyak 30 peserta IVA dilayani pada hari itu. Bapak Wakil Bupati juga meninjau pelayanan IVA di Puskesmas Gurah dan Puskesmas Ngasem.

Masyarakat Kabupaten Kediri diharapkan datang ke Puskesmas dan Polindes terdekat untuk mendapatkan pelayanan CBE (Clinical Breast Examination) dan IVA, agar dapat terdeteksi secara dini bila terdapat kelainan/kanker. Dengan demikian diharapkan pula ada penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kanker payudara dan kanker leher rahim, khususnya di Kabupaten Kediri. (Seksi Pengamatan Penyakit dan Imunisasi) [SGI]

Bapak Wakil Bupati Kediri, Drs. Masykuri, MM dan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Ny Rosyidah Masykuri sedang meninjau tempat pelayanan IVA di Puskesmas Wates

Kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan di Kabupaten Kediri oleh Bapak Wakil Bupati Kediri.

 




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF