Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

GERAKAN AMANKAN KEHAMILAN DAN PERSALINAN (GEBRAK) ANGKATAN II




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 12 Maret 2015.

Seiring makin kompleknya permasalahan, terutama kesehatan ibu dan bayi di Jawa Timur dan Kabupaten Kediri, serta makin tingginya harapan masyarakat dalam pelayananan kesehatan yang berkualitas, maka di Jawa Timur dan di Kabupaten Kediri dikembangkan strategi yang mengacu pada pendekatan partisipatif pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Kediri yaitu banyaknya institusi pendidikan kesehatan yang ada. Adapun model pendekatan partisipatif tersebut berupa pendampingan ibu hamil, bersalin sampai dengan nifas oleh Mahasiswa Kebidananan dengan tujuan ibu hamil mendapatkan pemantauan yang berkesinambungan sampai dengan masa nifas berakhir, sehingga apabila terdapat kelainan dapat segera diketahui dan mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Kesehatan ibu, bayi, balita dan keluarga berencana  merupakan salah satu fokus prioritas utama pembangunan kesehatan dari delapan fokus prioritas pada tahun 2010 - 2014, dimana angka kematian ibu (AKI) adalah salah satu indikator utama dalam RPJMN tahun 2010 – 2014 yang harus berhasil diupayakan penurunanya menjadi 118/100.000 KH sedangkan  target MDG 5 yang harus dicapai pada tahun 2015 adalah 102/100.000 kelahiran hidup.

Di Kabupaten Kediri pada Tahun 2014 jumlah AKI turun lebih dari separuh dibanding tahun 2013 yaitu dari 34  menjadi 17 ibu, sedangkan AKB juga mengalami penurunan walaupun tidak begitu signifikan yaitu dari 227 kasus menjadi 203 kasus, akan tetapi angka tersebut masih jauh dari harapan Nasional, dimana Zero untuk kematian Ibu dan Kematian Bayi.

Acara Gerakan Amankan Kehamilan dan Persalinan (GEBRAK) angkatan II ini merupakan kelanjutan dari Program Gerakan Bersama Amankan Kehamilan dan Persalinan yang telah dilaksanakan pada 3 (tiga) institusi Pendidikan kesehatan di Kabupaten Kediri yaitu Stikes Karya Husada, Akbid Pamenang dan Stikes Bhakti Mulia pada tahun 2014 dan masih berlanjut sampai sekarang.

Acara Gebrak Angkatan II ini diikuti oleh 24 orang peserta yang terdiri dari : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Kabid Kesga dan Gizi, Kasie KIB danKespro, Kasie Promkes, 2 orang Staf KIB dan Kespro, 2 orang D III Kebidanan Poltekes Malang Prodi Kediri, 2 orang D III Kebidanan Dharma Husada, 2 orang D III Kebidanan Medika Wiyata, 2 orang Puskesmas Semen ( Ka Puskesmas & Bikor ), 2 orang Puskesmas Tiron ( Ka Puskesmas & Bikor ), 2 orang Puskesmas Wonorejo ( Ka Puskesmas & Bikor ), 2 orang Puskesmas Ngadiluwih (Ka Puskesmas & Bikor), 2 orang Puskesmas Ngasem (Ka Puskesmas & Bikor ), 2 orang Puskesmas Gampengrejo ( Ka Puskesmas & Bikor ).

Metode acara Gebrak ini melakukan pertemuan berupa

  1. Presentasi, diskusi, tanya jawab.
  1. Penanda tanganan MOU.
  1. Pembuatan rencana tindak lanjut.

Materi yang disampaikan dalam pertemuan meliputi : Konsep kerjasama dengan Institusi Pendidikan dalam upaya penurunan AKI dan AKB, Pelaksanaan Gebrak di Kabupaten Kediri, Pemetaan Sasaran, Kesepakatan MOU Gerakan Bersama Amankan Kehamilan dan Persalinan, Penanda tanganan MOU.

Dari acara tersebut didapatkan jadwal pembekalan untuk mahasiswa yang akan melakukan pendampingan ibu yaitu:

  1. D III Kebidanan Dharma Husada tgl 5 Maret 2015
  2. D III Kebidanan Poltekes Malang Prodi Kediri tgl 6 Maret 2015
  3. D III Kebidanan Medika Wiyata tgl 9 Maret 2015
Tabel. Pemetaan Ibu Hamil
NO
PUSKESMAS
JUMLAH DESA
JML
BUMIL
POLTEKES
MEDIKA WIYATA
DHARMA HUSADA
1
  NGASEM
12
396
56
 
 
2
  GAMPENGREJO
12
191
38
 
 
3
  SEMEN
12
395
 
52
 
4
  TIRON
9
268
 
51
 
5
  NGADILUWIH
7
304
 
 
47
6
  WONOREJO
9
177
 
 
47
Jumlah
94
94
103

[by SGI]




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF