Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

STUDY BANDING PUSKESMAS PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY DASAR (PONED) KE KAB. SIDOARJO


Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 11 Maret 2015.

Dalam rangka peningkatan pelayanan kepada bayi, anak, ibu hamil dan kelompok masyarakat resiko tinggi serta upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) pada 25 Februari 2015 Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Tim PONED Kab. Kediri melakukan studi banding di Puskesmas Taman Kabupaten Sidoarjo. Acara ini diikuti oleh 37 orang peserta yang terdiri dari : Kabid Kesga dan Gizi, Kabid Yanmedik dan Kefarmasian, Ka UPTD PPSDM Kesehatan, Kasie KIB & Kespro, 2 orang staf KIB & Kespro, 1 (satu) orang staf Yanmedik Dasar dan Rujukan, 8 (delapan) orang Tim PONED Kab. Kediri yaitu Tim PONED Puskesmas Mojo, Puskesmas Semen, Puskesmas Ngadiluwih, Puskesmas Wates, Puskesmas Kandangan, Ka UPTD Puskesmas Grogol, Pusk. Kayen Kidul, dan Tim PONEK RSUD Pare.

Beberapa hal didapatkan dari kegiatan ini antara lain :

  1. Perawatan Metode Kanguru pada Bayi BBLR
  2. Drill Emergency Penanganan Pasien dengan Pre Eklampsia Berat
  3. Materi Pembuatan Dasboard Klinik oleh Dokter penanggung jawab PONED
        Sambutan oleh KaBid YanKes Dinkes Kab. Sidoarjo                                           Penyerahan cinderamata

Dalam rangka memfasilitasi upaya revitalisasi system pelayanan kesehatan dasar dan rujukannya, dengan memperhatikan beberapa hal diantaranya Setiap orang miskin mendapat  pelayanan kesehatan yang bermutu. Setiap bayi, anak, ibu hamil dan kelompok masyarakat risiko tinggi terlindungi dari penyakit melalui optimalisasi Pengelolaan Administrasi Kesehatan. Optimalisasi Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Poned.

Puskesmas PONED adalah Puskesamas Rawat Inap yang memiliki kemampuan serta fasilitas PONED siap 24 jam untuk memberikan pelayanan terhadap ibu hamil, bersalin dan nifas dan bayi baru lahir dengan komplikasi baik yang datang sendiri atau atas rujukan kader / masyarakat Bidan di desa, Puskesmas dan melakukan rujukan ke RS PONEK pada kasus yang tidak mampu ditangani.

Peningkatan Jejaring Pelayanan Kesehatan dan Sistem Rujukan diharapkan dapat meningkatan perlindungan terhadap pemberi dan penerima pelayanan kesehatan, sehingga peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) bisa dicegah melalui penyediaan  akses masyarakat terhadap Pelayanan Kesehatan Ibu (Tidak ada BDD, Bidan tidak ada saat diperlukan, pelayanan emergensi  tidak dapat diperoleh/tidak mampu memberikan, sulit merujuk, dll) yang bermutu dan berkualitas.

Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petugas Puskesmas PONED dalam memberikan pelayanan Puskesmas Rawat Inap yang memiliki kemampuan serta fasilitas PONED siap 24 jam untuk memberikan pelayanan terhadap ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir dengan komplikasi baik yang datang sendiri atau atas rujukan kader / masyarakat Bidan di desa, Puskesmas dan melakukan rujukan ke RS PONEK pada kasus yang tidak mampu ditangani.

Melihat permasalahan yang  kita hadapi dalam upaya mempercepat penurunan AKI dan AKB termasuk AKN yang begitu kompleknya, maka diperlukan upaya yang lebih keras dan dukungan komitmen dari seluruh stakeholder baik  dari pemerintah pusat/daerah, swasta/LSM dan masyarakat.

Salah satu upaya yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dalam mendukung percepatan penurunan AKI dan AKN adalah melalui penanganan obstetri dan neonatal emergensi / komplikasi di tingkat pelayanan dasar dengan pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (PONED) di puskesmas yang didukung dengan keberadaan rumah sakit dengan pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif ( PONEK ) dalam suatu collaborative improvement PONED – PONEK.

Pelayanan obstetri neonatal emergensi (PONED – PONEK) merupakan upaya terakhir pencegahan kematian ibu hamil dan bayi baru lahir yang perlu didukung dengan upaya penurunan AKI dan AKB lainnya. Dimulai dari pelayanan kesehatan reproduksi remaja, pelayanan anc berkualitas pada masa kehamilan, pertolongan persalinan dan pelayanan keluarga berencana oleh tenaga kesehatan kompeten dan terlatih, alur rujukan yang sistematis serta penanganan komplikasi kebidanan sesuai standar.

                   Penyampaian materi pelayanan PONED                  Fasilitas Pelayanan PONED di Puskesmas Taman Kab. Siodarjo

Peningkatan kinerja, pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kegawat daruratan maternal dan neonatal. [SGI]




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF