Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

SERAH TERIMA CITRA DAN NEZYA SI KEMBAR SIAM




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 15 Januari 2015.

Akhirnya Bayi kembar siam dada dan perut yang bernama Citra Fazira Ramadhani dan Nezya Fazira Ramadhani setelah selama 16 bulan menjalani perawatan di RSU dr. Soetomo Surabaya pada hari Senin tanggal 24 November 2014 diserahkan kembali Ke Pemerintah Kabupaten Kediri di jemput oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Bayi kembar siam nan cantik dan lucu terlahir dari pasangan Imam Sayuti dan Endik Indahwati warga Dusun Pucung Desa Jambean RT. 03 RW. 02 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri diserahkan kembali karena tidak dapat menjalani pemisahan lantaran kedua bayi cantik hanya mempunyai satu organ jantung. Meski hanya memiliki satu organ jantung kondisi bayi sangat baik dan normal.

Direktur Rumah Sakit dr. Soetomo, dr. Dodo Anondo, MPH. mengatakan, dari hasil diagnosa Tim Dokter, kedua bayi tersebut tidak bisa dipisahkan Karena hanya memiliki satu organ jantung, sehingga bayi bisa dibesarkan secara alami dan dapat tumbuh berkembang seperti anak yang normal.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengucapkan terima kasih kepada semua tim dokter dan para medis yang telah merawat Citra dan Nezya dengan baik. Bupati juga akan membantu perawatan pasca kepulangan si kembar dari RSU dr. Soetomo, serta akan membentuk tim kecil untuk memonitoring kesehatan bayi sehingga bisa cepat melakukan pertolongan dan supaya dapat tumbuh sehat.

Endik Indahwati sang ibu si kembar siam mengucapkan terima kasih kepada semua para medis RSU dr. Sotomo dan Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti yang sangat peduli kepada keluarganya dan mau menjemput sendiri kepulangan si kembar ini. 

"Saya sangat bahagia bisa kembali berkumpul bersama keluarga dengan si kembar, meski juga merasa sedih anak saya tidak dapat dipisahkan. Saya hanya bisa pasrah dan menerima keadaan ini, dan rencana si kembar akan langsung kami bawa pulang untuk dibesarkan dirumah" jelas Ibu Citra dan Nezya.

Selama 16 bulan Citra dan Nezya dirawat di rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya, si kembar mendapatkan perawatan gratis karena biaya ditanggung oleh Pemerintah. [SGI]




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF