Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

JAMBORE KESEHATAN JIWA KE 2 KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2019


Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 16 Desember 2019.

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2019 berfokus kesehatan jiwa pada generasi muda dilatarbelakangi oleh tingginya cyber crime, cyberbullying, gadget addiction, internet overload, dan penyalahgunaan zat. Jambore Kesehatan Jiwa atau disingkat JAMKESWA Kabupaten Kediri yang diselenggarakan pada 10 Desember tahun 2019 merupakan jambore yang ke-2 sekaligus memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober. Jambore tahun ini dilaksanakan di Wisata Sumber Sugih Waras Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih dengan mengangkat tema: : PROMOSI KESEHATAN JIWA, PENCEGAHAN BUNUH DIRI, SUSTAINABILITY KLIEN PASCA PASUNG, DUKUNGAN KELUARGA DAN MASYARKAT.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh (37) Puskesmas se Kabupaten Kediri dengan peserta terdiri dari Orang Dengan Gangguan Jiwa atau disingkat ODGJ, para Kader Kesehatan Jiwa (KKJ), para Pendamping di tiap Puskesmas ini berlangsung sangat meriah. Antusias para peserta terbukti dari semangat para kontingen dari masing-masing Puskesmas. Para peserta yang hadir dan berkumpul sejak pagi terlebih dahulu melakukan registrasi kontingen, dilanjutkan dengan acara pembukaan Jambore, Laporan Panitia disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triono Putro, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Edy Yuwono, MT., dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa masalah kesehatan jiwa di Indonesia merupakan masalah yang serius, terutama pasca perawatan di Rumah Sakit Jiwa penting untuk memberikan psikoedukasi bagi keluarga dan masyarakat untuk mencegah kekambuhan. ODGJ dapat disembuhkan dengan penanganan yang berkelanjutan dan keterlibatan seluruh lintas program dan lintas sektor serta stakeholder lainnya. Stigma terhadap ODGJ baik keluarga, masyarakat maupun tenaga kesehatan merupakan salah satu hambatan bagi kesembuhan ODGJ. Stigma ini dapat menjadi kendala utama upaya penatalaksanaan rehabilitasi dan peningkatan kemampuan bersosialisasi serta kemandirian pasien. Salah satu strategi untuk menurunkan stigma masalah kesehatan jiwa di masyarakat adalah melalui kegiatan bersifat gotong royong, kekeluargaan, kebersamaan seluruh stakeholder yang melibatkan peran keluarga dan masyarakat. Oleh karena dengan adanya Jambore Kesehatan Jiwa ini sangatlah membantu ODGJ untuk belajar mandiri juga menjadi promosi kesehatan jiwa dalam menurunkan stigma dan meningkatkan peran serta warga masyarakat untuk mendukung pemulihan dan kemandirian ODGJ.

Kegiatan dilanjutkan mengunjungi stand Karya dan Produk Unggulan ODGJ, terdapat beberapa produk hasil karya ODGJ yang dipamerkan. Acara dilanjut dengan rangkaian beberapa lomba Kreativitas penampilan Seni bagi ODGJ dan Tim diantaranya lomba lempar bola dengan gayung, berjalan di atas lembar kardus, memindah karet dengan sedotan, baca puisi dan mengumandangkan adzan, disela-sela lomba juga dimeriahkan dengan hiburan musik dan pembagian doorprize. Bagi para pemenang lomba diberikan piala dan hadiah sebagai wujud kemenangan tim mereka, pada kesempatan kali ini piala Juara Umum berhasil dipegang oleh tim dari UPTD Puskesmas Puncu.

Dalam Jambore Kesehatan Jiwa ke 2 tahun 2019 berkenan hadir beberapa tamu undangan diantaranya dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Anggota TPKJM Kabupaten Kediri, LK3 Kabupaten Kediri, Satpol PP Kabupaten Kediri, DPMPD Kabupaten Kediri, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Rumah Sakit Umum Daerah Kediri (Pare), Direktur Stikes Karya Husada, Kapolsek Ngadiluwih, Dan Ramil Ngadiluwih.

Kegiatan ini bertujuan selain untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 55 dan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2019 juga untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri ODGJ dalam beraktualisasi diri dan pengembangan potensi diri yang dimiliki, untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan silaturahmi antar ODGJ dan pendamping kesehatan di wilayah Kabupaten Kediri, untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas tenaga kesehatan dan kader kesehatan jiwa dalam pengembangan program pelayanan kesehatan jiwa, untuk meningkatkan peran serta pendidikan tinggi kesehatan dalam pengembangan pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat dan untuk menurunkan stigma keluarga dan masyarakat pada ODGJ meningkatkan wawasan pemangku kebijakan/ pemerintah Kabupaten Kediri dalam meningkatkan kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kesehatan jiwa masyarakat.

Harapan melalui kegiatan ini dapat menjadi promosi kesehatan jiwa dalam menurunkan stigma dan meningkatkan peran serta warga masyarakat untuk mendukung pemulihan dan kemandirian ODGJ. Kegiatan ini juga diharapkan sebagai lesson learn untuk Kabupaten lainnya di Jawa Timur dalam peningkatan pelayanan kesehatan jiwa masyarakat. (Seksi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa)

© SGI-2019




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF