« Selamat Datang di Situs Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

 

INTEGRASI JAMKESDA KE BPJS KESEHATAN DAN PENYERAHAN KARTU JKN KIS PBID OLEH BUPATI KEDIRI




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri (Dinkes Kab. Kediri), 22 September 2017.

Sejak awal bulan September 2017, sebanyak 4.682 nama telah didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS PBID oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Peserta KIS PBID merupakan peserta JKN dengan kategori miskin dan tidak mampu yang iurannya dibayar oleh pemerintah daerah dengan dana APBD.

Pada Pasal 67 huruf (f) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, menyebutkan bahwa Kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah melaksanakan program strategis nasional. Hal ini diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri dalam bentuk Integrasi Jamkesda ke BPJS Kesehatan.

Penyerahan Kartu JKN-KIS PBID di wilayah Kabupaten Kediri secara simbolis berlangsung di Aula Kecamatan Gampengrejo, Selasa, 19 September 2017, yang dihadiri oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Kepala BPJS Kesehatan KC Kediri dr. Gatot Subroto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Adi Laksono, MMRS, Camat dan Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kediri, serta masyarakat penerima JKN-KIS.

Dalam sambutannya, Bupati Kediri berpesan kepada para penerima KIS PBID untuk menyimpan baik-baik kartu tersebut, jika sewaktu-waktu sakit bisa digunakan untuk berobat secara gratis karena iuran perbulan kartu tersebut telah dibiayai oleh pemerintah. Beliau juga menekankan bahwa verifikasi dan validasi harus terus dilakukan agar data yang diperoleh akurat. "Penerima KIS PBID harus benar-benar mereka yang berhak. Jangan sampai yang harusnya dapat malah tidak tercover. Dan masyarakat penerima harus sudah mendapatkan kartu ini tidak lebih dari awal Oktober agar bisa segera memanfaatkannya," tegas dr. Hj. Haryanti Sutrisno. Sebelum integrasi Jamkesda, sedikitnya 600.108 penduduk di Kabupaten Kediri telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS Penerima Bantuan Iuran yang didanai Pemerintah Pusat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, dr. Gatot Subroto menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap keberlangsungan program JKN-KIS demi mencapai cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC), sangatlah strategis.

Selain mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program JKN – KIS, Pemerintah Daerah diharapkan dapat memberikan dukungan dalam bentuk penganggaran APBD untuk penambahan peserta PBID (Penerima Bantuan Iuran Daerah), membangun infrastruktur pelayanan kesehatan, promosi kesehatan masyarakat, pembuatan regulasi yang mendukung peningkatan kepatuhan badan usaha serta bentuk usaha lainnya. Beliau juga membenarkan bahwa ada kenaikan jumlah peserta seiring dengan integrasi Jamkesda ke BPJS Kesehatan.

Dalam rangkaian acara tersebut juga disampaikan sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur penggunaan kartu dan alur pelayanan kesehatan oleh Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan KC Kediri, Drs. Budi Wusonoadi. 

Masyarakat Sehat, Kabupaten Kediri Kuat © SGI-2017




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF