« Selamat Datang di Situs Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

 

ASI EKSKLUSIF YESS !!!




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri (Dinkes Kab. Kediri), 03 Agustus 2017.

Bergerak dari mindset masyarakat bahwa menyusui secara eksklusif sangatlah sulit dan rendahnya angka cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Kediri, Dinas Kesehatan melatih kembali ketrampilan tenaga kesehatan khususnya bidan koordinator (bikor) sebanyak 26 orang, 1 orang petugas gizi puskesmas dan 3 orang dari staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri untuk menjadi mitra atau teman ibu dan keluarga bayi. Pelatihan Konselor ASI yang bersertifikat ini diselenggarakan mulai tanggal 17 sampai dengan 21 Juli 2017 diadakan di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri. Pelatihan dilaksanakan dalam 40 jam dengan proses pembelajaran sesuai modul pelatihan konseling menyusui panduan fasilitator.

Mengutip sambutan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adi Laksono MMRS dalam pembukaan, beliau mengatakan meski anjuran untuk menyusui dengan ASI Eksklusif marak digembor-gemborkan, masih banyak ibu yang kurang termotivasi dengan anjuran untuk menyusui ASI eksklusif ini. Kesadaran tidak memberikan ASI Eksklusif bagi bayi dibawah usia 2 tahun ini tidak hanya dari Ibu, namun juga dari Tenaga Kesehatan (Nakes), serta keluarga. Ditambah faktor gencarnya publikasi oleh produsen susu formula, juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan orang memberikan ASI Eksklusif. Beliau juga menegaskan, setiap wanita harus berusaha memberikan ASI Eksklusif kepada buah hatinya dengan berbagai usaha, sebab ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi. Manfaatnya lainnya juga bisa menjaga kesehatan ibu dalam waktu jangka panjang. Seorang ibu bisa terhindar dari bermacam-macam penyakit.

Banyak pilihan untuk mendukung ibu menyusui, salah satunya adalah dengan menjadi Konselor Laktasi yang dibekali keterampilan dan sertifikasi. Para konselor yang terlatih dengan keterampilan seputar kegiatan ibu menyusui inilah yang berperan menyebar virus ASI lebih meluas lagi bagi kaum ibu.

Tugas seorang Konselor Laktasi, Konselor ASI, alias Konselor Menyusui sebagai berikut :

  1. Memberi dukungan praktis, bagi ibu yang mengalami kesulitan menyusui.
  2. Mengamati dan membantu ibu menyesuaikan diri dengan bayinya.
  3. Memberi layanan seputar menyusui.
  4. Memberi saran, konsultasi lewat telepon, berupa tips untuk menolong pada saat diperlukan. Bila perlu, merekomendasikan Ibu sang bayi untuk berkonsultasi ke dokter, bidan atau tenaga medis yang berwenang.
  5. Membantu ibu untuk tetap menyusui, terutama ibu yang kembali hamil saat masih menyusu, atau ibu yang harus bekerja setelah melahirkan.

Pada akhir pelatihan peserta ditugasi membuat rencana tindak lanjut berupa perubahan-perubahan yang akan dilakukan sesuai dengan tujuan pelatihan. (RNA) - Seksi Kesga dan Gizi

Masyarakat Sehat, Kabupaten Kediri Kuat © SGI-2017




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF