« Selamat Datang di Situs Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

 

PENILAIAN AKREDITASI SERENTAK DI 4 (EMPAT) UPTD PUSKESMAS




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri (Dinkes Kab. Kediri), 10 Mei 2017.

Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri sudah mempunyai 10 (sepuluh) UPTD Puskesmas terakreditasi Nasional (hasil Survei Akreditasi pada tahun 2016). Ditargetkan dari jumlah keseluruhan UPTD Puskesmas (37 UPTD Puskesmas) yakni 21 (dua puluh satu) Puskesmas akan dilakukan Survei Akreditasi pada tahun ini (tahun 2017), sedangkan sisanya yakni 6 (enam) Puskesmas akan dilakukan survei pada tahun 2018, sehingga di tahun 2018 nanti ditargetkan seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kediri sudah terakreditasi. Beberapa langkah-langkah persiapan dalam rangka akreditasi hal yang sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri termasuk langkah-langkah meliputi: pendampingan akreditasi, Workshop akreditasi Puskesmas, Penggalangan  komitmen dan penyusunan dokumen yang dibutuhkan dalam akreditasi sesuai instrumen akreditasi.

Akreditasi Puskesmas ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan Puskesmas. Sedangkan secara khusus Akreditasi Puskesmas bertujuan memacu puskesmas untuk memenuhi standar yang ditetapkan, menetapkan strata akreditasi Puskesmas yang telah memenuhi standar yang ditentukan, memberikan jaminan kepada petugas Puskesmas bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar yang ditetapkan, memberikan jaminan kepada pelanggan/masyarakat bahwa pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas telah sesuai standar dan terbinanya Puskesmas dalam rangka memperbaiki sistem pelayanan, mutu dan kinerja.

Pada bulan Mei ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menargetkan 8 Puskesmas untuk maju, 4 (empat) diantaranya yakni Kunjang, Papar, Puhjarak dan Wates pada tanggal 4 – 6 Mei kemarin sudah diadakan penilaian oleh Tim Surveior, 4 Puskesmas (Puskesmas Ngasem, Puskesmas Ngadi, Puskesmas Puncu dan Puskesmas Bendo) direncanakan pada minggu ketiga bulan Mei 2017 ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Adi Laksono, MMRS. saat menyampaikan sambutan dihadapan Tim Surveior saat dilakukan Pra Survei Akreditasi hari Rabu malam (03/05/2017) bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Dalam pertemuan Pra Survei Akreditasi, tim Surveior memaparkan kegiatan yang dilakukan esok harinya, mulai dari jadwal pelaksanaan akreditasi, hingga tata tertib dan kode etik yang dijalankan selama penilaian berlangsung. Tim Surveior yang terdiri dari 12 orang dibagi dalam 4 (empat) kelompok yang masing-masing melaksanakan survei di UPTD Puskesmas Kunjang, Papar, Puhjarak dan Wates. Untuk UPTD Puskesmas Kunjang Tim Surveior terdiri dari Sutedjo, SKM., M.Kes sebagai ketua tim Surveior berasal dari Jawa Tengah, bertugas menilai dibidang Administrasi Manajemen (Admen) sedangkan anggotanya yaitu Heni Jumiati, SKM. berasal dari Kalimantan Barat yang menilai dibidang Upaya Kesehatan  Masyarakat (UKM) dan dr. Cucuk Heru Kusumo, M.Kes.  berasal dai Jawa Tengah yang menilai dibidang Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). Untuk UPTD Puskesmas Papar terdiri dari dr. Hj. Anita Nuzula, M.Kes (Ketua) yang menilai dibidang Administrasi Manajemen berasal dari Banten; Simson, SKM., M.Kes yang menilai dibidang UKM berasal dari Kalimantan Barat; dr. H. Sri Raharto, M.Kes, yang menilai dibidang UKP, berasal dari Pusat. Untuk UPTD Puskesmas Puhjarak terdiri dari drg. Titien Irawati, M.Kes (Ketua) yang menilai dibidang Administrasi Manajemen berasal dari Jawa Barat; DR. Sutjipto, SKM., M.Kes., DAP & E. yang menilai dibidang UKM berasal dari Jawa Tengah; dr. H. Salahuddin Ralloge, MPHM, yang menilai dibidang UKP, berasal dari Sulawesi Selatan. Untuk UPTD Puskesmas Wates terdiri dari Chaerudin, S.Si., M.Kes (Ketua) yang menilai dibidang Administrasi Manajemen berasal dari Lampung; drg. Djena Bin Umar yang menilai dibidang UKM berasal dari Maluku; dr. Tito Dana Adhitya, yang menilai dibidang UKP, berasal dari Banten.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri berharap dari penilaian akreditasi sendiri nantinya puskesmas yang ada di Kabupaten Kediri dapat lebih meningkatkan sistem manajemen, mutu pelayanan, sistem penyelenggaraan pelayanan, program dan penerapan manajemen risiko serta kepuasan pelanggan, sehingga Puskesmas yang sudah terakreditasi mampu menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanannya. "Setiap 3 (tiga) tahun sekali akan ada evaluasi terhadap hasil yang diperoleh sebelumnya, semoga apa yang sudah diraih bisa meningkat dari dasar ke Madya, hingga mencapai Paripurna," harap dr. Adi Laksono, MMRS.

© SGI-2017 (Sumber: Tim Pendamping Akreditasi & SGI)




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF