Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

SOSIALISASI DAN PENANDATANGANAN MOU (MEMORANDUM OF UNDERSTANDING) PROGRAM JAMPERSAL DENGAN FASILITAS KESEHATAN LANJUTAN (RUMAH SAKIT)




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 18 April 2017.

Pelaksanaan Program Jaminan Persalian (Jampersal) pada tahun 2017 yang merupakan tahun kedua sedikit berbeda dengan tahun lalu. Dana tersebut dapat digunakan untuk mendekatkan akses dan mencegah terjadinya keterlambatan penanganan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir, terutama di daerah yang memiliki akses sulit ke fasilitas kesehatan dan penduduk yang tidak memiliki biaya untuk bersalin di fasilitas pelayanan kesehatan. Dana Jampersal dipergunakan untuk penyediaan biaya transportasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan, penyediaan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), dan jasa pertolongan persalinan bagi ibu bersalin miskin, tidak mampu dan belum memiliki Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/ Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau sumber pembiayaan yang lain, jelas dr. Adi Laksono MMRS dalam sambutannya pada pertemuan Sosialisasi dengan Fasilitas Kesehatan Lanjutan tersebut.

Lebih lanjut dikemukan untuk sementara 4 Rumah Sakit diantaranya RSUD Kabupaten Kediri, RSUD Gambiran Kota Kediri, RS Aura Syfa dan RS Toelongrejo yang akan menopang rujukan diwilayah Kabupaten Kediri yang memiliki jumlah ibu hamil 26.000 lebih. Mapping regionalisasi rujukan hendaknya dipatuhi sehingga diharapkan tidak terjadi penumpukan pasien dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di Rumah Sakit. Peningkatan Sarana dan Prasarana serta peningkatan fungsi Rumah Sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) hendaknya selalu ditingkatkan agar tidak terjadi estafet rujukan. Kedepan dimungkinkan kerjasama akan dikembangkan ke Rumah Sakit lainnya.

Selanjutnya Rumah Sakit ini diharapkan juga memberikan informasi kepada pasien dan keluarganya agar memanfaatkan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan. Fasilitas  untuk pasien setelah melahirkan, disarankan untuk tidak pulang ke rumah terlebih dahulu, tapi tinggal di rumah singgah. Adanya rumah singgah ini, untuk mencegah infeksi bagi ibu pasca melahirkan. Pasalnya, dari kasus kematian ibu melahirkan, sebagian besar meninggal setelah melahirkan. Untuk biaya kendaraan ambulance dan rumah singgah akan ditanggung oleh Jampersal. Fungsi Rumah Singgah disediakan bagi pasien yang tempat tinggalnya jauh dari puskesmas atau Rumah Sakit. Kebutuhan makan dan minum selama di rumah singgah akan ditanggung oleh Jampersal berlaku untuk dua orang yaitu pasien dan pendamping/keluarga pasien.

Semoga dengan diselengkarakannya sosialisasi dan penandatangan MoU ini lebih bisa menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Balita yang ada di wilayah Kabupaten Kediri.

© SGI-2017 (Sumber : RNA, Seksi Kesga dan Gizi)




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF