Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

PROGRAM KEGIATAN KELAS IBU BAGI NAKES DI LINGKUP DINAS KESEHATAN




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 13 April 2017.

Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dipandang sebagai komponen kunci untuk menggerakkan pembangunan kesehatan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak sangatlah memerlukan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan guna wewujudkan Program Indonesia Sehat, yang salah satu tujuannya meningkatkan kualitas generasi bangsa dengan penurunan Angka Kematian ibu dan Bayi khususnya di Kabupaten Kediri.

Peningkatan Ketrampilan bagi Petugas Kesehatan dalam Kelas Ibu merupakan perpaduan kelas ibu hamil dan kelas ibu balita dengar rendahnya pengetahuan ibu tentang kehamilan, persalinan, nifas dan pola pengasuhan anak balita.

Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran. Setiap ibu hamil diwajibkan memiliki buku KIA, karena di buku ini terdapat beberapa informasi tentang kehamilan. Akan tetapi, tidak semua informasi penting termuat di buku KIA. Untuk itu, dibentuklah program Kelas Ibu Hamil dilanjutkan mengajari ibu-ibu tentang isi  buku KIA dan cara menggunakan buku KIA, salah satu solusinya yaitu melalui penyelenggaraan Kelas Ibu Balita. Kelas ibu Balita ditujukan bagi ibu yang mempunyai anak balita (0-59 bulan) sedangkan ‘Kelas ibu Hamil’ ditujukan bagi ibu hamil.

Tugas Dinas Kesehatan selaku pemegang kebijakan adalah Menyiapkan tenaga fasilitator dan Bertanggungjawab atas terlaksananya kelas ibu hamil (dana, sarana dan prasarana). Selain itu melaksanakan Monitoring dan evaluasi Fasilitator/ pengajar. Sebanyak 20 bidan dilatih pada tanggal 3 April sampai dengan 5 April 2017 sehingga diharapkan bisa membuka kelas ibu di desa masing-masing dengan perluasan materi komunikasi dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, merubah sikap dan perilaku ibu hamil tentang kesehatan balita, gizi dan stimulasi pertumbuhan & perkembangan anak. Bidan atau petugas kesehatan yang telah dilatih menjadi fasilitator Kelas Ibu atau yang telah menjalani on the job training Kelas Ibu. Bagi petugas kesehatan manfaat yang bisa diperoleh penyelenggaraan kelas ibu balita merupakan media untuk lebih mengetahui tentang kesehatan ibu balita, anak dan keluarganya serta dapat menjalin hubungan yang lebih erat dengan ibu balita serta keluarganya dan masyarakat.

Konsep pelaksanaan Kelas Ibu Balita dengan memakai buku KIA sebagai alat (acuan) utama pembelajaran. Sedangkan Metode belajar memakai pendekatan cara belajar orang dewasa, yaitu partisipatif interaktif, ceramah, tanya jawab, peragaan/ praktek, curah pendapat, penugasan dan simulasi.

© SGI-2017 (Sumber : RNA, Seksi Kesga dan Gizi)




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF