Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

AUDIENSI FATAYAT NU DENGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENURUNAN AKI DAN AKB


Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 17 Oktober 2016.

Upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sudah selayaknya melibatkan semua kalangan masyarakat. Melalui audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri yang dalam hal ini diterima langsung Bapak Wakil Bupati Drs. Maskuri  memberikan apresiasi kepada Fatayat Nahdatul Ulama (NU) bekerja sama dengan Jhpiego yang telah berkontribusi dibidang kesehatan,  khususnya dalam upaya menurunkan kematian ibu dan bayi. Fatayat NU mengemas upaya tersebut dalam Program SMS Bunda yang memanfaatkan teknologi mobile dalam upaya menyelamatkan ibu dan bayi. Layanan SMS gratis ini memberikan informasi kesehatan bagi ibu hamil dan nifas, sampai anak mencapai usia 2 tahun (1.000 hari pertama kehidupan). Program ini bersinergis dengan program yang sudah ada yaitu sms gateway dimana sasaran utamanya adalah petugas kesehatan yang dikemas dalam sebuah Gerakan Peduli Keluarga (GARPU). “Jadi klop… Sudah ada partisipasi dari masyarakat dan petugas” ujar beliau.

Dalam kegiatan ini peran kader Fatayat adalah melakukan registrastion secara kolektif  dengan mendaftarkan ibu hamil  ke server SMS Bunda yang selanjutnya ibu atau keluarga akan mendapatkan sms langsung ke telephone genggamnya.  ibu hamil akan menerima  manfaat diantaranya informasi tentang kehamilan, nifas, bayi, kesehatan reproduksi, dan mengingatkan jadwal kunjungan ibu, bayi juga imunisasi. Tidak kalah pentingnya SMS Bunda ini juga mengingatkan ibu untuk dapat mencari pertolongan tepat waktu seperti yang dikemukakan Fatayat NU Pusat  di ruang kerja wakil Bupati  Jum’at, 14 Oktober 2016. Tahap pertama sudah teregistrasi/terdaftar sebanyak 3.000 (tiga ribu) lebih ibu hamil dan dengan adanya dukungan pemerintah daerah maka kemungkinan akan semakin bertambah.

Penanganan yang cepat dan tepat selama kehamilan dan sesudah melahirkan mampu memutus mata rantai penyebab AKI dan AKB sehingga nyawa ibu dan bayi akan terselamatkan.

(Retno N.A. - KIB dan Kespro) [SGI]




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF