Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN DONGKRAK KINERJA PUSKESMAS




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 05 Oktober 2016.

Pertemuan Evaluasi SPM yang dilaksanakan tanggal 27 September  2016 merupakan evaluasi tahap pertama Standart Pelayanan Minimal pada era SDG’s (sustainable development goals) yang dimuali pada tahun ini dan berakhir pada tahun 2030, yaitu sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan perundingan negara-negara di dunia. Konsep SDGs melanjutkan konsep pembangunan Millenium Development Goals (MDG’s) di mana konsep itu sudah berakhir pada tahun 2015. Jadi, kerangka pembangunan yang berkaitan dengan perubahan situasi dunia yang semula menggunakan konsep MGDs sekarang diganti SDGs.

Mengutip sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri  dr Adi Laksono, MMRS. menyatakan bahwa semua Program dari SDG’s yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) yang kemudian dijabarkan pada RPJMD harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan agar  visi dan misi Presiden serta implementasi Nawa Cita yang telah dicanangkan dapat berhasil dengan baik. Untuk itu dengan dukungan Dana dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sudah seharusnya kinerja Puskesmas bisa lebih ditingkatkan dengan memilih menu yang tersedia sesuai prioritas dan kebutuhan Puskesmas.

Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, diselenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat, dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan. Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan untuk upaya kesehatan promotif dan preventif di wilayah kerja puskesmas merupakan Tujuan dari Bantuan Operasional Kesehatan ujar dr Adi Laksono.

Rincian Kegiatan Pemanfaatan BOK tertuang dalam Permenkes Nomor 82 Tahun 2015 dengan  Jenis Pelayanan:

  1. Upaya Kesehatan Ibu
  2. Upaya Kesehatan Neonatus
  3. Upaya Kesehatan Anak Balita dan Pra Sekolah
  4. Upaya Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja
  5. Imunisasi
  6. Upaya Kesehatan Usia Reproduksi
  7. Upaya Kesehatan Lanjut Usia
  8. Upaya Kesehatan Lingkungan
  9. Upaya Promosi Kesehatan
  10. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (antara lain : TB, HIV/ AIDS, IMS, Hepatitis, Diare, Tiphoid, ISPA/ Pneumonia, Kusta, Frambusia, dll)
  11. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (antara lain : Malaria, DBD, Chikungunya, Japanese enchephalitis, Filariasis, Schistosomiasis, Kecacingan, Rabies, Antrax, Flu Burung, Leptospirosis, Pes, Taeniasis, F. Buski, Penyakit Zoonosa Lainnya, dll.)
  12. Pengendalian Vector
  13. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular
  14. Surveilans dan Respon KLB
  15. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Masalah Keswa dan Napza
  16. Upaya Kesehatan Masyarakat Pengembangan Lainnya
  17. Kegiatan Pemanfaatan BOK Untuk Dukungan Manajemen di Puskesmas

Salah satu SPM yang akan memiliki daya ungkit tinggi terhadap penurunan AKI dan AKB yang bisa di ambilkan dari dana BOK diantaranya adalah revitalisasi Desa progam perencanaan persalinan dan Pencegahan Komplikasi dimana pendataan sasaran, pelaksanaan persiapan rujukan melalui perencanaan ambulan desa, penggalangan partisipasi keluarga dalam penyiapan donor darah apabila diperlukan ibu dalam proses persalinan dan persiapan pembiayaan melalui Tabungan Ibu bersalin dan Dana Sosial Persalinan. Pelaksanaan Kelas Ibu hamil, pemantauan serta pemeriksaan yang berkualitas sangatlah diperluakan dalam persiapan proses persalinan.

KUNJUNGAN IBU HAMIL
 
KELAS IBU HAMIL
 
(Seksi Kesehatan Ibu, Bayi dan Kesehatan Reproduksi) – [SGI]



Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF