Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri

« Selamat Datang di Situs Web Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ® »

KABUPATEN KEDIRI MEMERIAHKAN PEKAN ASI SEDUNIA DENGAN PENGUKUHAN PENGURUS KP ASI OLEH IBU BUPATI & LOMBA




Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, 01 September 2016.

Deklarasi Innocenti tahun 1990 di Florence Italia mengamanatkan pentingnya mengkapanyekan Air Susu Ibu (ASI) sebagai bagian penting dari upaya “PERLINDUNGAN, PROMOSI  DAN DUKUNGAN MENYUSUI”. Setiap minggu pertama bulan Agusustus setiap tahun dijadikan sebagai “PEKAN ASI SEDUNIA”, yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI bagi bayi dan diperlukannya dukungan bagi ibu dalam mencapai keberhasilan menyusui bagi bayinya.

Tema peringatan Pekan ASI Sedunia (PAS) tahun 2016 adalah “BREASTFEEDING A KEY TO SUSTAINABLE DEVELOPMENT”, mengandung makna bahwa menyusui merupakan kunci keberhasilan SDGs  (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS ATAU TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN). Untuk tingkat nasional mengangkat tema “IBU MENYUSUI SAMPAI 2 (DUA) TAHUN LEBIH HEMAT, ANAK SEHAT DAN CERDAS, DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KELUARGA SEJAHTERA” dan dikuatkan dengan slogan “AYO DUKUNG IBU MENYUSUI”.

Pekan ASI Sedunia tahun 2016 bertujuan untuk memberi informasi yang benar tentang ASI dan manfaatnya agar anak sehat dan cerdas. Pemberian ASI sampai anak berusia 2 (dua) tahun memerlukan dukungan dari pemerintah, swasta / dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat. Dengan mendukung setiap ibu agar sukses menyusui akan berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya masyarakat di masa mendatang.

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) adalah pemenuhan hak bagi ibu dan anak. ASI sebagai makanan bayi terbaik ciptaan Tuhan tidak dapat tergantikan dengan makanan dan minuman yang lain. Pemberian ASI Eksklusif memmberikan keuntungan baik bagi bayi, ibu maupun keluarganya. Dengan ASI Ekslusif, bayi memperoleh kekebalan alami dari kolostrum, dapat meningkatkan berat badan bayi yang lahir rendah, meningkatkan jalinan kasih sayang antara ibu dan anak, praktis, serta sangat ekonomis bagi keluarga tanpa harus membeli susu formula.

Mengingat pentingnya ASI Eksklusif terutama bagi bayi dan dirasa informasi ini masih kurang tersebar luas di kalangan masyarakat, maka perlu diadakan kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi tentang ASI Eksklusif. Dalam rangka memantapkan kepedulian masyarakat terhadap ASI Eksklusif telah dibentuk Kelompok Pendukung ASI (KP ASI) di desa sebagai wadah untuk melakukan diskusi dan mendapatkan solusi tentang permasalahan pemberian ASI yang ditemukan di tingkat desa.

Kabupaten Kediri telah mempunyai 67 KP ASI yang tersebar di desa-desa dan pada tahun 2016 pembentukan sekitar 74 KP ASI masih berlangsung. KP ASI ini diharapkan menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah dalam meningkatkan pencapaian ASI Eksklusif dengan melibatkan masyarakat secara langsung yang kegiatannya terus berlanjut dan berkesinambungan.

Keterlibatan masyarakat dalam setiap kegiatan yang mendukung keberhasilan ibu menyusui harus terus dimotivasi dan layak mendapat apresiasi yang salah satunya di wujudkan dengan dibentuknya kepengurusan KP ASI tingkat kabupaten yang merupakan wadah kepengurusan KP ASI di level yang lebih tinggi.

Pengukuhan KP ASI 2016 Kabupaten Kediri

Tanggal 30 Agustus 2016 Pengurus KP ASI tingkat Kabupaten Kediri telah secara resmi dikukuhkan oleh Ibu Bupati Kediri dengan diterbitkannya Keputusan Bupati Kediri nomor 188.45 / 270 / 418.32 / 2016 tanggal 26 Agustus 2016 tentang Pembentukan Pengurus Kelompok Pendukung Air Susu Ibu (KP ASI) di Kabupaten Kediri. Adapun Susunan Keanggotaan Pengurus KP ASI tingkat Kabupaten Kediri terdiri atas unsur pemerintah, kepala satuan kerja, organisasi profesi, organisasi masyarakat dan LSM (Komunitas Peduli ASI Kediri).

Dalam sambutannya Ibu Bupati Kediri menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak untuk mendukung keberhasilan menyusui, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Lebih lanjut beliau mengharapkan agar para ibu melanjutkan menyusui sampai anak berusia 2 (dua) tahun.

Pada sambutan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Adi Laksono MMRS menyampaikan bahwa pembentukan Kelompok Pendukung ASI merupakan salah satu kegiatan peningkatan status gizi balita. Pembentukan KP ASI ini merupakan salah satu langkah untuk menuju keberhasilan menyusui. Karena menyusui merupakan hal yang mendasar bagi kesehatan dan perkembangan anak, serta penting untuk kesehatan ibu. Pemberian ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama kehidupan, dan melanjutkan menyusui disertai dengan pemberian makanan pendamping yang sesuai sampai 2 tahun bertujuan untuk meningkatkan capaian pemberian ASI eksklusif, mengurangi angka kesakitan dan kematian anak serta meningkatkan status gizi Balita. KP ASI merupakan upaya pemberdayaan masyarakat yang menjembatani para ibu untuk mendapatkan informasi serta proses belajar aktif tentang memberikan ASI yang tepat dan benar, serta memberikan motivasi dan dukungan psikologis kepada ibu dan keluarganya sehingga menimbulkan rasa percaya diri pada ibu menyusui. Dengan terbentuknya Kelompok Pendukung ASI diharapkan terjadinya peningkatan capaian ASI Eksklusif di Kabupaten Kediri.

Setelah acara pengukuhan pengurus KP ASI tingkat kabupaten dilanjutkan dengan lomba Fashion Show Ibu Menyusui & Lomba Cipta Menu Lancar ASI bagi Ibu Menyusui. Untuk lomba Fashion Show Ibu Menyusui dengan peserta sejumlah 29 peserta ibu dan bayi berusia 2 – 4 bulan dan telah dipilih kategori Juara I, II, III dan IV yang masing-masing diraih secara berurutan oleh peserta dari Kecamatan Semen, Kecamatan Ringinrejo, Kecamatan Plosoklaten dan Kecamatan Kras. Sedangkan pada Lomba Cipta Menu Lancar ASI bagi Ibu Menyusui diikuti oleh 29 tim yang terdiri dari 2 (dua) orang kader PKK desa dan diperoleh Juara I, II, III dan IV oleh peserta dari Kecamatan Plemahan, Kecamatan Kandat, Kecamatan Mojo dan Kecamatan Banyakan. (Seksi Gizi) - [SGI]

Masyarakat Kabupaten Kediri… “AYO DUKUNG IBU MENYUSUI”.




Print Friendly Version of this pageCetakGet a PDF version of this webpagePDF